Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Uncategorized’
Aliens Nyanyi.MPG
Ditulis oleh bangbom di/pada 5 Mei 2008
Ditulis dalam Bola, Free, Keluarga, bussines, ngeres mulu.mpg | Bertanda: boimtiens, Bola, bussines, Cinta, firus, Free, Hello, http://www.graphicsarcade.com, Keluarga, ngeres mulu.mpg, pintu sialan.asf, Sehat, story, Uncategorized | Leave a Comment »
Orang kaya ,..? Tetep Bau,….
Ditulis oleh bangbom di/pada 5 Mei 2008
Ditulis dalam Tak Berkategori | Bertanda: Uncategorized | Leave a Comment »
Memotivasi Anak yang Malas Belajar
Ditulis oleh bangbom di/pada 4 Mei 2008
SETIAP orang tua pastinya ingin agar anak-anaknya berprestasi, terutama dalam pendidikan. Namun untuk mencapai prestasi tersebut, tentunya si anak harus termotivasi untuk belajar.
Ya, anak usia sekolah tentunya perlu untuk belajar. Entah itu mengulang pelajaran yang sudah diberikan di sekolah atau mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Nah, bagaimana agar anak termotivasi belajar tanpa menghilangkan khitah mereka sebagai anak-anak–yang perlu waktu luang untuk bermain?
“Umumnya para orang tua mengeluhkan anaknya yang terlalu banyak bermain daripada orang tua yang anaknya terlalu banyak belajar,” kata Martina Rini S. Tasmin, S.Psi., ahli psikologi anak.
Kalau anak enggan belajar, tentunya perlu dicari tahu sebab-musababnya, baru kemudian diambil suatu tindakan. Adapun beberapa penyebab mengapa anak enggan belajar di antaranya sebagai berikut.
Kurangnya waktu yang tersedia untuk bermain. Sedang punya masalah di rumah. Bermasalah di sekolah (tidak suka/phobia sekolah sehingga apa pun yang berhubungan dengan sekolah jadi enggan untuk dikerjakan). Sedang sakit atau sedang sedih (misalnya bertengkar dengan teman baik). Tidak ada masalah atau sakit apa pun, juga tidak kurang waktu bermain, hanya memang malas.
Kamus Bahasa Indonesia menjabarkan malas merupakan suatu sikap tidak mau berbuat sesuatu, segan, tidak suka, tidak bernafsu. Jadi, malas belajar berarti tidak mau, enggan, tidak suka, tidak bernafsu untuk belajar.
Kalau anak-anak tidak suka belajar dan lebih suka bermain, itu berarti belajar dianggap sebagai kegiatan yang tidak menarik buat mereka. Dan, mungkin tanpa mereka sadari juga dianggap sebagai kegiatan yang tidak ada gunanya/untungnya karena bagi anak-anak tidak secara langsung dapat menikmati hasil belajar.
Berbeda dengan kegiatan bermain, jelas-jelas kegiatan bermain menarik buat anak-anak, dan keuntungannya dapat mereka rasakan secara langsung (perasaan senang yang dialami ketika bermain adalah suatu keuntungan).
Menurut Ken Adam, dalam bukunya Semua Anak Pintar terbitan PT Erlangga, pada dasarnya setiap anak punya rasa ingin tahu yang tinggi dan ia akan menekuni sesuatu bila dianggap menarik. Sebab itu, perlu cara jitu agar anak mau belajar.
Motivasi
Dalam dunia psikologi, dorongan yang dirasakan seseorang untuk melakukan sesuatu disebut sebagai motivasi. Motivasi tersebut dapat berasal dari dalam maupun dari luar diri seseorang. Berikan dorongan agar anak mau belajar. Tapi dorongan seperti apa yang dapat diberikan kepada anak?
Berikut ini beberapa saran yang bisa Anda coba untuk memotivasi anak. Berikan insentif jika anak belajar. Insentif yang dapat diberikan ke anak tidak selalu harus berupa materi. Tapi, bisa juga berupa penghargaan dan perhatian.
Pujilah anak saat ia mau belajar tanpa mesti disuruh (peristiwa ini mungkin jarang terjadi. Jika saat terjadi orang tua memperhatikan dan menunjukkannya, hal tersebut bisa menjadi insentif yang berharga buat anak).
Pujian, selain merupakan insentif langsung, juga menunjukkan penghargaan dan perhatian dari orang tua terhadap anak.
Anak sering haus perhatian dan senang dipuji. Jadi, daripada memberikan perhatian ketika anak tidak mau belajar dengan cara marah-marah, dan ketika belajar tanpa disuruh orang tua tidak memberikan komentar apa pun. Atau hanya komentar singkat tanpa kehangatan, akan lebih efektif perhatian orang tua diarahkan pada perilaku-perilaku yang baik.
Ken Adam pun mengatakan pada dasarnya anak ingin mendapat perhatian orang tua. Terangkan dengan bahasa yang dimengerti anak bahwa belajar itu berguna buat anak. Bukan sekadar supaya rapor tidak merah, melainkan misalnya dengan mengatakan, “Kalau Ade rajin belajar dan jadi pintar, nanti kalau ikut kuis di televisi bisa menang lo, dapat banyak hadiah. Kan kalau anak pintar, bisa menjawab pertanyaan-pertanyaannya.”
Sering mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang diajarkan di sekolah pada anak (bukan dalam keadaan mengetes anak, misalnya sembari mengisi TTS atau ikut menjawab kuis di televisi). Jika anak bisa menjawab, puji dia dengan menyebut kepintarannya sebagai hasil belajar. Kalau anak tidak bisa, tunjukkan rasa kecewa dan mengatakan, “Yah Ade nggak bisa jawab, nggak bisa bantu Mama deh. Ade, di buku pelajarannya ada nggak sih jawabannya? Kita lihat yuk sama-sama.”
Dengan cara ini, anak sekaligus akan merasa dipercaya dan dihargai orang tua karena orang tua mau meminta bantuannya.
Banyak lembaga prasekolah yang mengajarkan kepada anak pelajaran-pelajaran dengan metode active learning atau learning by doing, atau learning through playing, salah satu tujuannya agar anak mengasosiasikan belajar sebagai kegiatan yang menyenangkan. Tapi sering untuk anak-anak SD, hal ini agak sulit dipraktekkan. Sebab, mulai banyak pelajaran yang harus dipelajari dengan menghafal. Untuk keadaan ini, hal minimal yang dapat dilakukan adalah men-setting suasana belajar.
Jika setiap pembicaraan mengenai belajar berakhir dengan omelan-omelan, ia akan menganggap suasana belajar sebagai hal yang tidak memberi perasaan menyenangkan. Dengan demikian, ia akan cenderung menghindarinya.
Buatlah suasana belajar lebih menyenangkan dan nyaman bagi si anak, termasuk soal tempat tak mesti di ruang belajar. Sesekali belajar di taman atau di pinggir kolam biasanya membuat anak lebih terkesan dan selalu ingat pelajaran tersebut.
Selain tidak sering-sering memarahi anak ketika belajar, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan agar suasana belajar lebih menyenangkan dan anak mau belajar. Pilih waktu belajar terbaik untuk anak, ketika anak merasa segar. Mungkin sehabis mandi sore. Anak juga bisa diajak bersama-sama menentukan kapan waktu belajarnya.
Ditulis dalam Tak Berkategori | Bertanda: Uncategorized | Leave a Comment »
For free bussines
Ditulis oleh bangbom di/pada 3 Mei 2008
Ditulis dalam Tak Berkategori | Bertanda: Uncategorized | Leave a Comment »
Hello world!
Ditulis oleh bangbom di/pada 21 April 2008
Bertindaklah Sekarang!
Robert T. Kiyosaki
Anda,… telah di beri 2 anugerah luar biasa : Pikiran & Waktu Anda. Terserah pada anda untuk melakukan apa yang anda senangi dengan keduanya. Dengan setiap Rupiah yang masuk ketangan anda, anda dan hanya anda sendiri yang mempunyai kekuatan untuk memutuskan nasib anda.
Habiskanlah dengan bodoh, maka anda memilih untuk menjadi miskin. Habiskanlah untuk liabilitas, maka anda akan bergabung dengan kelas menengah. Investasikanlah dalam pikiran anda dan belajarlah bagaimana mendapatkan ASET dan anda akan memilih kekayaan sebagai tujuan dan masa depan anda. Setiap hari dengan setiap rupiah, anda memutuskan untuk menjadi kaya, miskin atau kelas menengah.
BERTINDAKLAH SEKARANG .. !! Karena masa depan anda akan di tentukan oleh pilihan yang anda buat sekarang, bukan besok
Ditulis dalam bussines | Bertanda: bussines, Uncategorized | Leave a Comment »



![[Valid RSS]](valid-rss.png)
![[Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)


